LPPM Universitas Amikom Purwokerto Sukses Gelar ICITISEE Ke 9 Tahun 2025, Hadirkan Peneliti dari 7 Negara

16 December 2025
6 Kali Dilihat
Tim LPPM

PURWOKERTO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Amikom Purwokerto sukses menyelenggarakan konferensi internasional bergengsi, International Conference on Information Technology, Information System, and Electrical Engineering (ICITISEE) 2025, pada 15–16 Desember 2025.

Dr. Irfan Santiko, S.Kom., M.Kom., selaku General Chair ICITISEE 2025, melaporkan bahwa antusiasme peneliti global tetap tinggi. Dari total 162 artikel yang masuk, panitia menerima 84 artikel terpilih setelah melalui proses seleksi ketat. "Artikel-artikel yang dipresentasikan berasal dari para peneliti di 7 negara, yaitu Indonesia, Taiwan, Aljazair, Filipina, Jepang, Arab Saudi, dan Malaysia," jelas Dr. Irfan dalam laporannya.

Acara ini dibuka secara resmi dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Rektor Universitas Amikom Purwokerto Assoc. Prof. Dr. Berlilana, M.Kom., M.Si., Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Prof. Dr. M Suyanto, MM., serta dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) UGM Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, Ph.D. yang diwakilkan oleh Bapak Ir. Eka Firmansyah, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM.

Konferensi ini menghadirkan tiga pakar sebagai pembicara kunci (Keynote Speakers), yakni Prof. Dr. Muhamed Ali Akcayol (Gazi University - Turki), Assoc. Prof. Dr. Indriana Hidayah (Universitas Gajah Mada - Indonesia), dan Dr. Fandy Setyo Utomo (Amikom Purwokerto - Indonesia).

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan Best Paper secara menyeluruh berdasarkan penilaian reviewer saat proses seleksi, serta penghargaan Best Presenter pada paralel session. Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan mitra strategis seperti Multimatics, Bank Muamalat, BRI, Bank Mandiri, BSI, dan CV. Karya Cipta Persada (KCP).

Dengan terselenggaranya ICITISEE 2025, LPPM Universitas Amikom Purwokerto terus memperkuat posisinya dalam mendukung publikasi ilmiah bereputasi internasional.


Bagikan: