Semarak Ceremonial Penarikan dan Expo KKL Periode 2026 Universitas Amikom Purwokerto: Wujud Nyata Kontribusi Bagi Masyarakat
PURWOKERTO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Amikom Purwokerto sukses menyelenggarakan acara Ceremonial Penarikan Peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan Expo KKL Tahun 2026. Acara penutupan dan pameran hasil karya pengabdian mahasiswa ini berlangsung dengan khidmat serta meriah di Aula Gedung Utama Universitas Amikom Purwokerto pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kegiatan ceremonial ini dihadiri langsung oleh para pemangku kepentingan utama dari Lokasi Gugus (Lokgus) pelaksanaan KKL 2026. Turut hadir Kepala Kecamatan Kembaran, Bapak Drs. Dwi Nur Wijayanto, MPP., M.Eng., serta Kepala Kecamatan Banyumas, Bapak Jakarta Tisam, S.STP, M.Si. Selain jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam), hadir pula para Kepala Desa dari 22 lokasi desa penerima mahasiswa KKL, serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang setia mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam perhelatan tersebut, Ketua LPPM Universitas Amikom Purwokerto, Bapak Dr. Irfan Santiko, S.Kom., M.Kom., menyampaikan laporan resminya terkait pelaksanaan program. Beliau memaparkan bahwa KKL Tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan periode ke-12 yang diikuti oleh sebanyak 225 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer serta Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial. Seluruh peserta tersebut tersebar di 22 desa, yang terdiri dari 12 desa di wilayah Kecamatan Kembaran dan 10 desa di wilayah Kecamatan Banyumas.
Program KKL tematik ini telah berlangsung selama kurang lebih 3 pekan, dihitung mulai tanggal 3 Agustus hingga 22 Agustus 2026. Selama kurun waktu tersebut, para mahasiswa berkolaborasi secara aktif bersama perangkat desa dan masyarakat setempat untuk merancang serta mengimplementasikan berbagai program kerja inovatif berbasis keilmuan teknologi informasi, bisnis, dan sosial.
Rektor Universitas Amikom Purwokerto, Bapak Assoc. Prof. Dr. Berlilana, M.Kom., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peranan program KKL bagi kemajuan bersama. Beliau menjelaskan bahwa KKL merupakan pintu awal yang menghubungkan secara erat antara institusi perguruan tinggi dengan masyarakat luas. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Amikom Purwokerto untuk terus memberikan kontribusi positif, solusi inovatif, serta dampak berkelanjutan bagi pembangunan masyarakat melalui program-program tematik.
Lebih lanjut, Bapak Rektor menambahkan bahwa KKL tidak hanya berdampak bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana pengabdian masyarakat bagi para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Melalui pendampingan ini, para dosen memperoleh data dan gambaran nyata mengenai potensi serta dinamika persoalan yang dialami masyarakat secara langsung di lapangan. Hal ini dipastikan akan membuka peluang kolaborasi dan program pengabdian lanjutan yang jauh lebih terarah dan berkesinambungan di masa mendatang.
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh perwakilan pemerintah daerah setempat. Dalam sambutannya, Camat yang hadir menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata dan ide-ide kreatif yang dibawa oleh mahasiswa Amikom selama berada di wilayahnya. Kehadiran mahasiswa KKL dirasakan sangat bermanfaat bagi percepatan pembangunan dan pembedahan potensi desa. Pak Camat bahkan menyampaikan harapannya agar alokasi waktu pelaksanaan kegiatan KKL di masa yang akan datang dapat diperpanjang, sehingga dampak positif yang dirasakan masyarakat bisa semakin optimal.