LPPM Universitas Amikom Purwokerto Gelar Pembekalan dan Pelepasan 225 Mahasiswa KKL Tahun 2026

31 July 2026
232 Kali Dilihat
Tim LPPM
LPPM Universitas Amikom Purwokerto Gelar Pembekalan dan Pelepasan 225 Mahasiswa KKL Tahun 2026

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Amikom Purwokerto sukses menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Peserta Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026 pada tanggal 27 hingga 29 Juli 2026. Acara ini disambut hangat oleh Rektor Universitas Amikom Purwokerto, Assoc. Prof. Dr. Berlilana, M.Kom., M.Si. Dalam laporannya, Ketua LPPM Dr. Irfan Santiko, S.Kom., M.Kom. menyampaikan bahwa KKL tahun ini diikuti oleh 225 mahasiswa yang akan mengemban misi pengabdian di 22 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Banyumas.

Selama agenda pembekalan, para peserta menerima arahan langsung dari Camat Banyumas, Jakarta Tisam, S.STP., M.Si., serta Camat Kembaran, Drs. Dwi Nur Wijayanto, MPP, M.Eng. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Bupati dari Kecamatan Purwokerto Utara, Ibu Kris Sinta Indra Kusumawati, S.STP. Materi pembekalan difokuskan pada kesiapan para mahasiswa dalam menjalankan program kerja di lokasi sasaran, yang meliputi 12 desa di Kecamatan Kembaran dan 10 desa di Kecamatan Banyumas.

Para mahasiswa peserta KKL 2026 dijadwalkan melaksanakan penugasan di lapangan mulai tanggal 3 Agustus hingga 22 Agustus 2026. Sebagai puncak dari rangkaian program pengabdian tersebut, LPPM Universitas Amikom Purwokerto berencana menggelar Expo Hasil Kegiatan KKL pada tanggal 24 Agustus 2026 untuk menampilkan berbagai produk inovasi dan luaran program kerja yang telah direalisasikan mahasiswa bersama masyarakat desa.

Pelaksanaan KKL ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Amikom Purwokerto dalam memberikan dampak positif dan kontribusi berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan serta kemajuan taraf hidup masyarakat. Melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dibawa oleh para mahasiswa, program ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai tantangan lokal sekaligus mendorong potensi ekonomi dan sosial di setiap desa penerima manfaat.


Bagikan: